FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Asep Kadarohman: Kebutuhan Guru IPA Cukup Besar

Student Association of International Program on Science Education FPMIPA UPI (SA-IPSE) Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) UPI bersama dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA dari berbagai perguruan tinggi menyelenggarakan Musyawah Nasional (Munas) Forum Mahasiswa IPA (FORMIPA) ke-4 di Isola Resort UPI, Jumat (30/5/14).

Munas FORMIPA ke-4 tersebut diikuti oleh perwakilan Himpunan Mahasiswa IPA dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Sarjanawiyatama Taman Siswa (UST) Yogyakarta. Adapun perwakilan yang tidak bisa hadir yaitu dari Universitas Trunojoyo dan Universitas Wiraraja. Kedua-duanya merupakan perguruan tinggi swasta yang terletak di Madura.

Hadir pula Dekan FPMIPA UPI Asep Kadarohman dalam pembukaan Munas tersebut. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa FORMIPA amat strategis dalam mempromosikan Pendidikan IPA kepada masyarakat luas. “Meskipun Prodi Pendidikan IPA adalah Prodi yang baru berdiri beberapa tahun, tapi kita tak perlu khawatir karena Dirjen Dikti telah memberikan perhatian terhadap keberadaan Prodi Pendidikan IPA. Bahkan, Dirjen Dikti telah mendorong berbagai perguruan tinggi untuk membuka Prodi Pendidikan IPA,” papar  Asep Kadarohman.

Ia menyampaikan perguruan tinggi yang sudah berencana membuka Prodi tersebut yaitu Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksa) Bali dan Universitas Negeri Manado. “Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan kedua Dekan FMIPA tersebut, mereka berencana untuk membuka Prodi Pendidikan IPA,” tuturnya.

Menurut Asep Kadarohman, keberadaan Prodi Pendidikan IPA telah memberikan kontribusinya terhadap perkembangan guru IPA karena sebelumnya guru IPA di sekolah-sekolah banyak yang berasal dari luar Prodi IPA. “Kebebutuhan guru IPA itu besar sekali, bagi mahasiswa Prodi Pendidikan IPA sangat besar peluangnya untuk menjadi guru IPA,” jelas Asep Kadarohman.

Ia juga memberikan contoh lulusan Prodi IPSE UPI yang telah banyak bekerja sebagai guru IPA di sekolah berstandar Internasional. Guru Besar Kimia UPI ini berharap, melalui forum tersebut dapat meningkatkan kultur akademik, sehingga harus dirancang kegiatan bersama yang bermanfaat. “Misalnya merancang membuat publikasi artikel ilmiah untuk mahasiswa Pendidikan IPA, tidak perlu dicetak karena kini sudah jurnal online,” terang Asep Kadarohman.(Rdn)