FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Bahan Kimia Alam, Mendukung Kemajuan Industri

Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI selaku tuan rumah, yang tergabung dalam Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia menyelenggarakan Simposium Nasional Kimia Bahan Alam (SimnasKBA) ke-22 dengan tema “Pengembangan Bahan Kimia Alam untuk Mendukung Kemajuan Industri di Indonesia”, di Audotorium FPMIPA UPI pada 21-22 Oktober 2014.

Simposium tersebut dihadiri oleh sekitar 100 undangan dari berbagai daerah, dimana mereka sebagai peserta juga sebagai pemakalah. Adapun pematerinya berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional berjumlah 15 orang, di antaranya dari Universy of Tokyo Jepang, Universitas Kebangsaan Malaysia, National Tsing Hua University Taiwan, Chulabhorn Research Institute Thailand, dan beberapa peguruan tinggi dalam negeri lainnya.

Simposium Kimia ini merupakan kelanjutan dari simposium tahun lalu yang diselenggarakan di Universias Hasanudin, Makassar. “Kebetulan sekali, simposium di UPI kita satukan momentumnya dengan Dies Natalis UPI yang ke-60,” tutur Ketua SimnasKBA 2014 Iqbal Musthapa.

Iqbal Musthapa menjelaskan, bahwa simposium tersebut membahas senyawa-senyawa yang terkandung pada bahan alam atau tetumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. “Pada berbagai bahan alam itu, kita ungkapkan senyawa-senyawa yang terkadung di dalamnya seperti apa, manfaatnya untuk apa, serta fungsi-fungsinya,” papar Dosen Kimia FPMIPA UPI ini.

Disamping itu juga, lanjut Iqbal, konotasi negatif terhadap bahan kimia yang sudah tertanam pada benak masyarakat harus mulai dihilangkan. “Pada momen kali ini kami ingin mengangkat persoalan itu, dimana tidak semua bahan kimia itu berbahaya. Bahan kimia itu harus dimaknai sebagai kandungan senyawa yang memiliki fungsi dan manfaat bagi manusia, terutama yang terkadung dalam bahan alam,” jelas Iqbal Musthapa.

Beberapa bahan alam yang diungkapkan pada simposium kali ini diantaranya tumbuhan Morus, Minyak Atsiri, tumbuhan, Leguminosae, Lengkuas, Biji Honje, dan masih banyak yang lainnya. Bahan alam serta turunannya dapat digunakan untuk kepentingan industri, seperti minyak wangi dan hangat, obat-obatan, dan lainnya.(Rdn)