FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Culture’s Day 2014, Ekspedisi Budaya Antar Bangsa

Penyelenggaraan Culture’s Day sebagai hajatan tahunan Student Association of International Program on Science Education (SA-IPSE) Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kembali dimunculkan dengan membawa kemeriahan di akhir 2014 ini.

Culture’s Day 2014 dibuka langsung oleh Direktur Kemahasiswaan UPI, Syahidin, di Auditorium FPMIPA UPI, Kamis (11/12/14). Pembukaan disaksikan oleh Dekan FPMIPA UPI Asep Kadarohman dan Ketua Program Studi IPSE UPI, Diana Rochintaniawati.

Kali ini, acara tersebut memilikki konsep yang bertema “The Expedition of Cultures”, dengan nama acara “Get Your Sail Up”. Tema tersebut mengangkat sebuah cerita  mengenai sebuah perjalanan yang dilakukan oleh para warga negara asing yang berasal dari berbagai macam negara di dunia ke Indonesia. Dalam hal ini, warga negara asing tersebut adalah para peserta acara yang berasal dari mahasiswa Internasional.

Kegiatan pertunjukan kebudayaan Indonesia di hadapan mahasiswa dari berbagai negara ini merupakan upaya dalam melestarikan serta membangun kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Di samping itu juga sebagai sarana memperkenalkan budaya antar negara agar mampu mempererat hubungan di antara negara tetangga.

Ketua Panitia Culture’s Day 2014 Raisha Pujianingrum mengatakan, acara tersebut diharapkan mampu menarik minat mahasiswa yang akan belajar ke luar negeri. “Sekaligus juga untuk memperkenalkan FPMIPA UPI dan IPSE kepada mahasiswa dari negara-negara tersebut,” tuturnya.

Karena melibatkan beberapa negara, maka tak hanya kebudayaan Indonesia saja yang ditampilkan. Kebudayaan beberapa negara yang tergabung dalam acara itupun dipertunjukkan oleh mahasiswa yang mewakili negara masing-masing.

Mahasiswa dari luar negeri yang terlibat dalam kemeriahan Culture’s Day tersebut berjumlah 12 negara. Diantaranya Slovakia, Jerman, Australia, Peru, dan beberapa negara lainnya. Mereka mempertunjukkan berbagai kebudayaan yang dimiliki kepada para penonton. Diantara kebudayaan tersebut yaitu tarian, makanan khas negara masing-masing, souvenir atau fashion, dan sebagainya.

Menurut Raisha, ini merupakan acara parade budaya yang akan menambah wawasan mahasiswa terhadap kebudayaan mancanegara, juga sebagai bentuk promosi kebudayaan Indonesia. Ia melanjutkan, bahwa kebudayaan merupakan cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. “Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk adat istiadat, bahasa, pakaian dan karya seni,” tuturnya.

Melestarikan budaya, kata Raisha, adalah kewajiban suatu bangsa karena hal ini merupakan salah satu bentuk kebanggaan dan kecintaan terhadap budaya bangsa sendiri.

Dalam sambutannya, Asep Kadarahman mengatakan, melalui perkenalan budaya antar negara tersebut, diharapkan dapat terbentuk atmosfir internasional di lingkungan civitas akademika FPMIPA UPI, dan di lingkungan masyarakat UPI pada umumnya. “Hal tersebut tentunya dapat memotivasi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan global,” tandasnya.(Rdn)