FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Masih Banyak Kepala Laboratorium Sekolah yang Belum Tersertifikasi

Meski Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Tenaga Laboratirum Sekolah sudah ditetapkan sejak 2008, tapi masih banyak sekolah yang belum memiliki kepala laboratorium yang tersertifikasi. Padahal dalam Permendikbud bernomor 26 tahun 2008 itu disebutkan, bahwa sekolah wajib menerapkan standar tenaga laboratorium sekolah selambat-lambatnya 5 tahun sejak Permendikbud tersebut ditetapkan. Berarti, di tahun 2013 lalu tenaga dan kepala laboratorium seharusnya sudah tersertifikasi.

“Oleh karena itu, kami dari Jurusan Pendidikan Biologi segera menyelenggarakan Bimbingan Teknis atau Bimtek Tenaga Laboratorium Sekolah untuk membantu sekolah dan guru yang belum tersertifikasi. Saya akui bahwa belum semua sekolah dan kepala laboratorium sekolah tersertifikasi karena kami juga baru 6 kali menyelenggarakannya sejak pertengahan 2013,” tutur Ketua Panitia Bimtek Kepala Laboratorium IPA dan Biologi UPI Dadang Machmudin, saat ditemui di ruanganannya yang ada di FPMIPA UPI, Selasa (25/3).

Penyelenggaraan Bimtek yang ke-6 kalinya ini dilaksanakan pada 24-29 Maret 2014. “Sesuai dengan ketentuan Pusat Peningkatan Tenaga Kependidikan, bahwa lamanya Bimtek tersebut harus dilaksakanakan sebanyak 51 jam, kami hitung-hitung berarti selama satu minggu,” ujar salah seorang perumus pedoman Bimtek bersama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) ini. Sementara penyelenggaraan Bimtek yang ke-7 rencananya akan diselenggarakan pada 31 Maret - 4 April 2014.

Ia mengatakan, bahwa setiap sekolah yang memiliki laboratorium pada bidang masing-masing harus memiliki tenaga dan kepala laboratorium yang tersertifikasi. Untuk memperoleh sertifikasi tersebut, lanjutnya, harus mengikuti Bimtek tersebut yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi terakreditasi. “Di sekolah itu kan ada laboratorium bahasa, komputer, fisika, kimia, biologi dan lainnya. Kepala laboratorium pada masing-masing laboratorium harus tersertifikasi,” jelas Dadang Machmudin.

Dalam juknisnya, lanjut Dadang Machmudin, ditetapkan pula materi-materi yang harus dipelajari dalam Bimtek agar kepala laboratorium sekolah memenuhi kompetensinya dalam bertugas. “Kemampuan pengelolaan laboratorium tidak hanya secara teknis saja, kemampuan pengelolaan secara manajerial juga harus dimiliki oleh kepada kepala laboratorium dan calon kepala laboratorium sekolah,” pungkasnya.(Rdn)