FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Membangun Motivasi Siswa Kuliah di FPMIPA UPI

Pihak sekolah selalu berharap, para siswanya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi  yang ternama dan berkualitas usai mereka lulus dari SMA. Untuk memperoleh informasi tentang perguruan tinggi yang diharapkan, para siswa mesti mengenal secara langsung dan mendalam tentang perguruan tinggi yang akan dituju. Salah satunya dengan mengunjungi perguruan tinggi yang terkenal, bermutu, dan memiliki fasilitas yang lengkap.

Demikian pula yang dilakukan SMAN 14 Kabupaten Tangerang dengan mengunjungi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Senin (12/4/14). Sekitar 80 siswa dan 10 guru pendamping yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah mereka meminta informasi dan penjabaran dari pihak FPMIPAUPI.

80 siswa yang turut berkunjung ke FPMIPA tersebut merupakan siswa kelas 2 SMA yang sebentar lagi akan menginjak ke kelas 3 SMA. Sebelum lulus setahun lagi, para siswa tersebut diperkenalkan kepada perguruan tinggi oleh gurunya agar mereka memiliki pilihan dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diminati.

Kasi Akademik dan Kemahasiswaan FPMIPA UPI Rindang Supriyatno menjelaskan kepada para siswa tersebut seputar UPI secara umum dan FPMIPA UPI secara khusus yang meliputi profil dan sejarah, fasilitas, lulusan, kultur, jurusan dan program studi, dan masih banyak hal lain dijelaskan, agar mereka mengenal UPI secara lebih dekat. “Di FPMIPA UPI, kalian bisa memilih, mau menjadi pendidik atau ilmuwan,” ujarnya kepada para siswa SMAN 14 Tangerang itu.

Kepala Sekolah SMAN 14 Tangerang, Tandjung, menuturkan maksud kedatangan para siswanya ke FPMIPA UPI. “Tujuan kedatangan kami adalah untuk membangun motivasi siswa terhadap keinginan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi usai lulus dari SMAN,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa daerah sekolahnya cukup jauh dari perguruan tinggi, sehingga sekolahnya mesti memperkenalkan perguruan tinggi kepada siswanya yang berniat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi. “Di daerah kami sangat sedikit yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sebagian besar siswa-siswa yang lulus SMA bekerja di pabrik-pabrik. Oleh karenanya, saya ingin siswa kami yang akan lulus termotivasi untuk kuliah,” tuturnya.(Rdn)