FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Menciptakan Metode Sintesis yang Ramah Lingkungan

Sebuah metode sintesis ramah lingkungan karena bisa menghemat energi yang diciptakan oleh dosen Kimia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M.Si., bersama dua dosen Kimia lainnya yaitu Prof. Dr. Asep Kadarohman, M.Si.; dan Artati Mardhiyah, S.Si., telah memperoleh Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan HAM RI dengan nomor C00201401354 tertanggal 8 Mei 2014 atas ciptaan metode sintesis tersebut.

Ciptaan metode tersebut berjudul “Metode Sintesis Calix[4]Resorsinarena Menggunakan Gelombang Mikro”. Dengan metode sintesis ini dapat menghasilkan waktu reaksi yang sangat singkat dibandingkan menggunakan pemanasan yang konvensional.

Dari hasil percobaannya, dengan menggunakan gelombang mikro waktu yang dibutuhkan hanya dalam hitungan menit. “Pemanasan dengan menggunakan gelombang mikro atau alat microwave ini hanya butuh waktu 5 menit, berbeda dengan pemanasan konvensional yang membutuhkan waktu hingga 24 jam atau lebih,” jelas Ratnaningsih.

Ia mengatakan, bahwa bila waktu yang dibutuhkan sangat sebentar, maka energi yang dikeluarkan tidak sebanyak menggunakan pemanas konvensional.  Dengan demikian, lanjutnya, metode sintesis ini sangat ramah lingkungan karena limbah yang dikeluarkan pun amat sedikit. “Hanya saja kami baru sebatas skala kecil, untuk skala besar tentunya membutuhkan microwave yang besar, dan itu harganya sangat mahal,” tuturnya.

Menurut Ratananingsih, untuk diterapkan pada skala besar dengan menggunakan alat yang besar hasilnya tidak akan jauh berbeda. “Meskipun nantinya akan sedikit merubah metode sintesisnya, tapi pada dasarnya potensi dalam waktu reaksi dan ramah lingkungannya tetap ada (tak jauh berbeda antara skala kecil dan besar),” terang Ratnaningsih.

Terkait dengan Hak Cipta tersebut, tujuannya agar tidak ada pengklaiman dari pihak lain. “Saya juga sudah mempublis metode sintesis ini di jurnal, sehingga bila ada yang menggunakan metode ini tentu harus mencantumkan referensi dari kami,” tegasnya.(Rdn)