FPMIPA >> Berita >> Detail Berita
Tiga Mahasiswa Biologi, Raih Peringkat 9 pada Ajang Lomba Karya Tulis Al-Qur’an “IMF" UNAIR 2014

IMF atau kepanjangan dari “Indonesian Moslem Fair” merupakan suatu rangkaian acara yang diselenggrakan oleh Departemen Agama Islam (DAI)Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.Kegiatan ini merupakan suatu rangkaian acara keislaman tingkat Nasional yang di adakan di Universitas Airlangga, dimulai dari talkshow inspiratif dan kesehatan, bazar, bedah buku dan salah satunya adalah kegiatan Lomba Karya Tulis Al-Qu’an tingkat Nasional untuk Mahasiswa Seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, lomba karya tulis ilmiah Al Quran ini melalui beberapa tahap penyisihan, seleksi yang dilakukan melalui tiga tahapyang diikuti lebih dari 100 peserta dari seluruh Universitas se-Indonesia. Tahap awal yakni seleksi abstrak, kemudian tahap semifinal dan tahap final yakni presentasi karya tulis. UPI merupakan satu-satunyaperwakilan universitasyang berasal dari BandungmengingatUniversitasterkemuka lainnya seperti ITB dan UNPAD gugur pada tahap semifinal.Dalam hal ini UPI di wakilioleh “tiga mahasiswa Biologi, FPMIPA” mereka adalah Ahmad Fauzi Mulyana (sebagai ketua, Pendidikan Biologi 2011) dan dua orang lainnya yaitu,Fanny Azzahra(Biologi 2013) dan Audya Nurfadillah H (Pendidikan Biologi 2013).

Mahasiswa UPI membuktikan mampu bersaing dengan peserta lainnya dari berbagai universitas diseluruh Indonesia dibuktikan dengan mampu mengalahkan lebih dari 100 perserta nasional di babak penyisihan, kemudian disaring menjadi sekitar 50 besar dibabak semifinal dan terkahir di saring sebanyak 15 besar sebagai finalis. Tiga MahasiswaBiologiUPIinimendapatkan posisi 10 Besar Nasional tepatnya peringkat ke-9 Nasionaldari 15 Finalis. “Alhamdulillah, walaupun belum juara, kami sangat bangga dapat membawa nama baik UPI sebagai perwakilan Universitas yang berasal dari Bandung, dalam perlombaan ini. “Ujar Fanny. Sementara itu, Juara I, II, III berturut-turut diperoleh oleh Universitas Negeri Medan, Universitas Muhamadiyah Makasar, dan UNAIR itu sendiri. Perbedaan jumlah score setiap finalis sangat tipis, bahkan ada sesama finalis dari Universitas yang berbeda memiliki hasil yang sama.

Peserta yang ikut serta dalam perlombaan berasal dari universitas ternama di Indonesia seperti ITB, UNPAD, UGM, UNBRAW, UNY, UI, ITSdan banyak lagi.“Awalnya sempat ragu bisa lolos, karena niatan awalnya kami hanya ingin mengembangkan kemampuan dalam mengkaji Al-Qur’an,namunAlhamdulillah, kami tidak menyangka sebelumnya bisa masuk babak finaldan mendapat rangking 10 besar Nasional,tepatnya peringkat ke-9 yang perbedaan scorenyapun tidak begitu jauh, tentunya kami sangat bersyukur.” ujar Ahmad FauziMsebagai ketua kelompok.

Semoga dalam setiap perlombaan mahasiswa UPI dapat menggali potensinya dan mengoptimalkan kerja keras untuk meraih kemenangan dan mengharumkan nama Universitas tercintanya seperti yang diucapkan Audya dan Fanny azzahra, finalis LKTA “Harapan kedepan, mahasiswa UPI bisa menjadi pemenang bukan sebagai finalis lagi.” (AFM)