| |
kalo menurut saya, untuk video editing, software yang begitu "simple" dan mudah dalam membuatnya, bisa menggunakan pinnacle ataupun ulead. tetapi yang saya rasakan, dengan menggunakan software tersebut kreatifitas sedikit kurang berkembang, karena kita tidak dapat berbuat banyak dengan efek-efek yang kita inginkan. saya pernah mencoba dengan menggunakan adobe premiere, memang sih, software tersebut sedikit lebih manual (tidak instant) dan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan ulead/pinnacle, akan tetapi alokasi memori pada software tersebut tidak sebesar ulead/pinnacle. akan tetapi, meskipun lebih rumit dan ribet, kita dapat membuat efek-efek/transisi/apa pun yang ingin kita edit pada video kita sesuai dengan yang kita inginkan, karena kita lebih banyak dapat memodifikasi efek-efek yang ada sesuai dengan yang kita inginkan. tips: menurut saya software adobe after effect sangat berguna untuk membuat efek-efek bagi video editing, akan tetapi saran saya efek yang dibuat pada adobe after effect lebih baik dibuat potongan2 klipnya saja, baru kemudian digabungkan dengan menggunakan adobe premiere ataupun software lainnya, karena yang saya rasakan adobe after effect sangat berguna untuk memberikan "bumbu pemanis" pada video yang kita buat.
|